Laos

Sekang Wikipédia, Ènsiklopédhi Bébas basa Banyumasan: dhialék Banyumas, Tegal, Cirebon karo Jawa Serang/Banten lor.
Mlumpat maring: navigasi, goleti


ສາທາລະນະລັດປະຊາທິປະໄຕ
ປະຊາຊົນລາວ
Sathalanalat Paxathipatai Paxaxon Lao
Motto: (terjemahan) "Perdamaian, Kemerdekaan, Demokrasi, Persatuan lan Kemakmuran"
Lagu kebangsaanPheng Xat Lao
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Vientiane
Bahasa resmi Laos
Pemerintahan Negara komunis
 -  Presiden Choummaly Sayasone
 -  Perdana Menteri Bouasone Bouphavanh
Kemerdekaan
 -  - Dari Perancis
19 Juli 1949 
Luas
 -  Total 236,800 km2 (80)
 -  Air (%) 2%
Penduduk
 -  Perkiraan 2005 6.217.141 (101)
 -  Sensus -
 -  Kepadatan 26/km2 (146)
PDB (KKB) Perkiraan 2005
 -  Total US$11,14 miliar (133)
 -  Per kapita US$1.921 (146)
Mata uang Kip (LAK)
Zona waktu (UTC+7)
Lajur kemudi kanan
Ranah Internet .la
Kode telepon 856

Republik Demokratik Rakyat Laos adalah negara sing terkurung daratan nang Asia Tenggara, berbatasan dengan Myanmar lan Republik Rakyat Cina nang sebelah barat laut, Vietnam nang timur, Kamboja nang selatan, lan Thailand nang sebelah barat. Dari abad ke-14 hingga abad ke-18, negara ini disebut Lan Xang atau "Negeri Seribu Gajah".

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Awal sejarah Laos didominasi oleh Kerajaan Nanzhao, sing diteruskan pada abad ke-14 oleh kerajaan lokal Lan Xang sing berlangsung hingga abad ke-18, setelah Thailand menguasai kerajaan tersebut. Kemudian Perancis menguasai wilayah ini nang abad ke-19 lan menggabungkannya ke dalam Indochina Perancis pada 1893. Setelah penjajahan Jepang selama Perang donya II, negara ini memerdekakan diri pada 1949 dengan nama Kerajaan Laos nang bawah pemerentahan Raja Sisavang Vong.

Keguncangan politik nang negara tetangganya Vietnam membuat Laos menghadapi Perang Indochina Kedua sing lewih gede (disebut uga Perang Rahasia) sing menjadi faktor ketidakstabilan sing memicu lahirnya perang saudara lan beberapa kali kudeta. Pada 1975 kaum komunis Pathet Lao sing didukung Uni Soviet lan komunis Vietnam menendang pemerentahan Raja Savang Vatthana dukungan Amerika Serikat lan Perancis. Setelah mengambil alih negara ini, mereka mengganti namanya menjadi Republik Demokratik Rakyat Laos sing masih berdiri hingga saat ini. Laos mempererat hubungannya dengan Vietnam lan mengendurkan larangan ekonominya pada akhir dekade 1980an lan dimasukkan ke dalam ASEAN pada 1997.

Politik[sunting | sunting sumber]

Satu-satunya partai politik yang diakui di Laos adalah Partai Revolusioner Rakyat Laos (LPRP). Kepala negara adalah seorang presiden yang ditentukan oleh parlemen dengan masa jabatan 5 tahun. Kepala pemerentahan adalah seorang perdana menteri yang ditunjuk oleh presiden dengan persetujuan dari parlemen. Kebijakan pemerentahan ditentukan oleh partai melalui 9 anggota yang sangat berkuasa Politbiro dan 49 anggota Komite Pusat. Keputusan pemerintah yang penting ditentukan Dewan Menteri.

Laos menganut konstitusi baru sejak 1991. Pada tahun berikutnya, pemilu diadakan dengan 85 kursi baru Majelis Nasional yang anggotanya dipilih secara rahasia dengan masa jabatan 5 tahun. Parlemen tunggal ini diperluas sejak pemilu 1997 menjadi 99 anggota, menyetujui semua hukum baru, meskipun presidenlah yang memegang kekuasaan dengan mengeluarkan dekrit yang sifatnya mengikat. Pemilu yang terbaru dilaksanakan pada Februari 2002 ketika Majelis Nasional diperluas menjadi 109 anggota.

Sisa-sisa dari kelompok etnis Hmong yang beraliansi dengan Amerika Serikat ketika Perang Vietnam terlibat dalam konflik bersenjata dengan rezim komunis Laos sejak 1975. Sehubungan dengan adanya beberapa laporan tentang penyerahan diri etnis Hmong nang media internasional baru-baru ini, konflik ini sepertinya sudah agak mereda. Sebagian besar anggota etnis Hmong berbaur kembali dengan masyarakat secara damai, dan sebagian dari mereka bahkan dilaporkan meraih posisi strategis di dalam pemeientahan negara Laos.

Serangan-serangan masih terjadi secara kecil-kecilan di seluruh negeri, tetapi tidak mengarah kepada salah satu gerakan politik. Segala perbedaan pendapat di Laos dimusnahkan, sehingga informasi yang benar sulit didapat.

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

propinsi nang Laos

Laos dibagi menjadi 16 propinsi (khoueng), 1 kotapraja* (kampheng nakhon), lan 1 daerah khusus** (khetphiset):

  1. Attapu
  2. Bokeo
  3. Borikhamxay
  4. Champassack
  5. Houaphan
  6. Khammouane
  7. Louang Namtha
  8. Louangphabang
  9. Oudomxay
  10. Phongsaly
  11. Saravane
  12. Savannakhet
  13. Vientiane *
  14. propinsi Vientiane
  15. Xaignabouli
  16. Saysomboun **
  17. Xekong
  18. Xiangkhoang

Geografi[sunting | sunting sumber]

Laos adalah negara sing terhimpit oleh daratan nang Asia Tenggara lan diselimuti hutan lebat sing kebanyakan bergunung-gunung, nang mana salah satunya sing tertinggi adalah Phou Bia dengan ketinggian 2.817 m dari permukaan laut. Laos uga memiliki beberapa dataran rendah lan dataran tinggi. Sungai Mekong membentuk sebagian gede dari perbatasannya dengan Thailand, sementara rangkaian pegunungan dari Rantai Annam membentuk sebagian gede perbatasan timurnya dengan Vietnam.

Iklim Laos adalah tropis lan dipengaruhi oleh angin musim. Musim penghujan berlangsung dari Mei hingga November, diikuti oleh musim kemarau sejak December sampai April. Ibukota lan kota tergede nang Laos adalah Vientiane, kota-kota gede lain meliputi Luang Prabang, Savannakhet, lan Pakse.

Pada 1993, pemerentah mencanangkan 21% dari wilayah negara sebagai Area Konservasi Keanekaragaman Hayati Nasional (National Biodiversity Conservation Area/NBCA), sing mungkin akan dikembangkan menjadi sebuah taman nasional. Bila telah selesai, maka ia diperkirakan akan menjadi taman nasional terbaik lan terluas nang Asia Tenggara.

Sejumlah spesies binatang baru telah ditemukan atau ditemukan kembali nang Laos beberapa tahun terakhir. Termasuk nang dalamnya kelinci Annam, saola, lan sing terbaru adalah tikus batu Laos atau kha-nyou.

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Artikel utama: Ekonomi Laos

pemerentah Laos - salah siji dari sekian negara komunis sing tersisa - memulai melepas kontrol ekonomi lan mengizinkan berdirinya perusahaan swasta pada tahun 1986. Hasilnya, pertumbuhan ekonomi melesat dari sangat rendah menjadi rata-rata 6% per tahun periode 1988-2004 kecuali pada saat krisis finansial Asia sing dimulai pada 1997. Seperti negara berkembang umumnya, kota-kota gedelah sing paling banyak menikmati pertumbuhan ekonomi. Ekonomi nang Vientiane, Luang Prabang, Pakxe, lan Savannakhet, mengalami pertumbuhan signifikan beberapa tahun terakhir.

Sebagian gede dari wilayahnya kekurangan infrastruktur memadai. Laos masih belum memiliki jaringan rel kereta api, meskipun adanya rencana membangun rel sing menghubungkan Vientiane dengan Thailand sing dikenal dengan Jembatan Persahabatan Thailand-Laos. Jalan-jalan gede sing meghubungkan pusat-pusat perkotaan, disebut Rute 13, telah diperbaiki secara gede-gedean beberapa tahun terakhir, namun desa-desa sing jauh dari jalan-jalan gede hanya dapat diakses melalui jalan tanah sing mungkin tidak dapat dilalui sepanjang tahun. Ada telekomunikasi internal lan eksternal sing terbatas, terutama lewat jalur kabel, namun penggunaan telepon genggam/handphone telah menyebar luas nang pusat perkotaan. Listrik tidak tersedia nang banyak daerah pedesaab atau hanya selama kurun waktu tertentu. Pertanian masih memengaruhi setengah dari PDB lan menyerap 80% dari tenaga kerja sing ada. Ekonomi Laos menerima bantuan dari IMF lan sumber internasional lain serta dari investasi asing baru dalam bidang pemrosesan makanan lan pertambangan, khususnya tembaga lan emas. Pariwisata adalah industri dengan pertumbuhan tercepat nang Laos. Pertumbuhan ekonomi umumnya terhambat oleh banyaknya penduduk berpendidikan sing pindah ke luar negeri akibat tidak tersedianya lapangan pekerjaan sing memadai. Pada 2005 penelitian oleh Bank donya melaporkan bahwa 37% dari penduduk Laos sing berpendidikan tinggal nang luar negeri, menempatkan Laos pada tempat ke-5 nang donya kanggo kasus ini.

Akhir 2004 Laos menormalisasi hubungan dagangnya dengan Amerika Serikat, sing membuat produsen Laos mendapatkan tarif ekspor sing lewih rendah sehingga merangsang pertumbuhan ekonomi mereka dari sektor ekspor.

Kebudayaan[sunting | sunting sumber]

Artikel utama: Kebudayaan Laos

Agama Theravada telah banyak memengaruhi kebudayaan Laos. Pengaruhnya dapat terdeleng pada bahasa, seni, sastra, Seni tari, dll. Musik Laos didominasi oleh alat musik nasionalnya, disebut khaen (sejenis pipa bambu). Sebuah kelompok musik umumnya terdiri dari penyanyi (mor lam) lan seorang pemain khaen (mor khaen) bersama pemain rebab lan pemain instrumen lain. Lam saravane adalah jenis musik terpopuler nang antara musik-musik Laos, tetapi etnis Lao nang Thailand telah mengembangkannya menjadi mor lam sing sing menjadi salah siji best-selling internasional.

Salah siji bukti penting dari kebudayaan Laos kuno terdapat di Dataran Guci.

Deleng uga:

Media[sunting | sunting sumber]

Artikel utama: Media Laos

Seluruh surat kabar diterbitkan oleh pemerentah, termasuk 2 surat kabar berbahasa asing: Vientiane Times sing berbahasa Inggris lan Le Rénovateur sing berbahasa Prancis. Selain itu, Kho San Pathet Lao, kantor berita resmi Republik Demokratik Rakyat Laos, menerbitkan surat kabarnya dalam bahasa Inggris lan Prancis. Warung internet sing melayani para turis umum ditemukan nang pusat-pusat kota. Meski begitu, pemerentah menyensor isinya dengan ketat.

Saluran televisi satelit sing menayangkan acara televisi dari Thailand banyak ditemukan nang Laos. Banyak dari rakyat Laos dapat mengakses donya luar melalui program televisi Thailand.

Topik liyane[sunting | sunting sumber]

Deleng uga[sunting | sunting sumber]

Pranala jaba[sunting | sunting sumber]

Wikivoyage   Deleng panduan wisata Laos nang Wikivoyage